Mungkin diantara kita ada yang merasa sudah semakin tua
Tapi,
Belum sempat sekolah lagi
Belum punya pasangan hidup
Belum punya anak
Belum punya pekerjaan yang mapan
Belum punya ini dan itu
Dan terbebani berbagai perasaan "kurang" lainnya
Sehingga membandingkan taqdir yang ada pada dirinya dengan orang lain
Padahal seandainya kita mau merenungkan kembali
Kita akan menyadari bahwa
Apapun yang Allah taqdirkan untuk kita adalah yang terbaik sesuai keadaan dan kebutuhan kita
Dan setiap kita memiliki taqdir yang berbeda karena Allah dengan ke Maha BijaksanaanNya tau apa yang terbaik untuk kita
Maka
Janganlah merasa kurang dan tidak beruntung
Janganlah merasa iri dengan taqdir orang lain
Banyaklah bersabar dan bersyukur
Dari Shuhaib, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
عَجَبًا
لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ
لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ
خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
Sungguh
menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini
tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan
kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan
kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya (HR. Muslim, no. 2999)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar